Oleh: Fisa Amanah, M.Psi (Dosen IAI Sumbar di Pariaman)
Montessori sendiri adalah pendekatan pendidikan yang berfokus pada “mengikuti anak”. Misalnya, alih-alih memutuskan apa yang akan dipelajari anak-anak setiap hari, setiap anak memutuskan sendiri dengan memilih dari kegiatan yang disiapkan untuk mereka, khusus untuk usia dan tahap perkembangannya masing-masing.
Mentessori sebuah metode pendidikan yang dikembangkan oleh Dr. Maria Montessori. Metode ini merupakan pendekatan yang berpusat pada anak (children centered), serta berdasarkan pengamatan ilmiah terhadap anak-anak (scientific observation). dari pengamatan inilah kemudian kita mengenal lima aspek montessori antara lain:
- Practical life adalah keterampilan yang dilakukan anak dalam aspek keterampilan motorik halus seperti merawat lingkungan, diri sendiri, dan kegiatan lainnya. Seperti menuangkan air dari gelas ke dalam mangkuk, dari alat sederhana ini kegiatan practical life bertujuan untuk melatih keteraturan, kosentrasi, koordinasi, dan kemandirian.
- Sensorial adalah materi-materi dalam pengembangan indera yang dimiliki anak. Seperti halnya apabila fokus pada membedakan indra pendengaran, kita menyediakan botol dengan warna dan botol ukuran yang sama.
- Language adalah bentuk komunikasi yang berhubungan dengan suara, pembentukan kata-kata, kalimat, dan tata bahasa yang digunakan oleh sekelompok orang. Mentessori memiliki material bahasa tersendiri dalam memudahkan anak-anak memahami bahasa dilingkungannya.contoh dalam language adalah sering membacakan buku cerita pada anak. Untuk membaca anak dikenalkan dengan mengenal fonik A sampai Z
- Mathematics adalah pembelajaran dalam membantu anak-anak untuk memahami konsep matematika dari konkret ke abstrak. Contoh mentessori mathematics adalah seperti mengajarkan hitungan angka di kalender, membuatkan hitungan dari makanan yang mereka suka, seperti donat, permen.
- Culture adalah pembelajaran untuk mengajak anak-anak memahami dunia, seperti geography, zoology, botany, family, dan history. Contoh culture dalam mentessori anak adalah dikenali dengan cangkupan keluarga seperti ayah, ibu dan kakak, setelaah itu baru cakupan diluar, seperti tumbuh-tumbuhan, hewan, dan sejarah.
Dalam mendidik anak perlu ilmu dan persiapan, tidak bisa dadakan dan asal saja. Saat mengaplikasikan kegiatan montessori baik dirumah maupun di sekolah, ada beberapa hal yang perlu disiapkanoleh orang tua dan guru, antara lain:
- Mempersiapkan kegiatan sesuai tema
- Mengubah mindset children centered (berpusat pada anak)
- Presentasi kegiatan
- Tampilkan presentasi dan batasi intervensi
- Mengaplikasian siklus kerja
- Memegang filosofi follow the child dan freedom with limits.(***)








