Malalak, siberindo.co — Para pengguna jalan di jalur Sicincin-Malalak-Balingka (Simaka) diminta untuk meningkatkan kewaspadaan, menyusul semakin rentannya potensi longsor di banyak titik, dampak hujan lebat intensitas tinggi yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Informasi yang diperoleh kaba12.com, dampak hujan lebat, mayoritas ruas jalan jalur SIMAKA tersebut, mulai banyak yang digerus air, terutama tebing-tebing diatas permukaan jalan yang labil, sehingga banyak endapan lumpur yang memenuhi jalur jalan.
Seperti halnya di ruas jalan Bukik Baapik, Malalak, dampak curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir, menyebabkan lumpur di tebing bukit di jalur itu, turun ke permukaan jalan. Bahkan dibanyak titik, volume lumpur dan pasir mencapai 30 cm, sehingga menyulitkan kendaraan untuk melewati jalur jalan itu.
Seperti disebutkan Kapten.Inf.Army P.Nasution, Danramil IV Koto yang menghimbau para pengguna jalan di jalur tersebut, untuk lebih hati-hati dan wasapda, jika melintas, karena tumpahan tanah dan longsor cukup dominan di badan jalan.
Walau tidak menyebabkan jalur jalan tersekat, namun dampak tumpahan pasir dan lumpur yang merata di permukaan jalan, dikuatirkan akan berdampak buruk jika tetap dilalui, karena dampak endapan lumpur itu akan membuat pengendara sulit untuk melintas, karena berpotensi tersekat, “ kami himbau warga dan pengguna jalan untuk lebih waspada, “ sebutnya.
Hal serupa disebutkan Rahman,Asisten I Sekab.Agam yang menghimbau para pengguna jalan untuk lebih waspada jika berkendara dalam musim penghujan saat ini, karena mayoritas wilayah Agam, bahkan di Sumbar, dampak curah hujan tinggi, berpotensi memicu beragam musibah, baik banjir, longsor dan dampak lainnya. “ Kami himbau masyarakat untuk lebih waspada, “ harapnya.
HARMEN/kaba12.com
BATAM – Pemerintah Kota (Pemko) Batam mulai menyiapkan langkah-langkah untuk menggerakkan kembali ekonomi Batam. Namun masyarakat diimbau untuk tetap mematuhi protokol kesehatan,
Jakarta – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Aziz Syamsuddin menyambut baik rencana pembuatan Newsroom (ruang berita) yang digagas
Komentar