Baso, siberindo.co — Bupati Agam Dr.Andri Warman bersama 2 anaknya jajal trek berat dan menegangkan di jalur adventure Rimbo Marapi, di kawasan Pincuran Puti, Nagari Koto Tinggi, kecamatan Baso, Minggu, (7/11).
Bupati Agam yang ikut menjajal beratnya medan jalur dalam event yang diikuti ratusan raider dari berbagai daerah di Sumatera Barat itu, termasuk para raider dari berbagai propinsi di pulau Sumatera itu, didampingi 2 anaknya yang dikenal hobi olahraga motor trail tersebut, sempat menjelajah beberapa trek yang cukup berat dan menegangkan itu.
Event khusus yang digelar warga setempat bersama komunitas motor trail di wilayah itu,dilepas bupati Agam Andri Warman, didampingi Rio Eka Putra, camat Baso, walinagari Koto Tinggi dan tokoh masyarakat setempat, merupakan event tahunan yang tahun lalu sempat terhenti akibat pandemic.
Menurut E.AK.Bandaro Nan Bajangguik, event khusus yang diikuti ratusan raider dari berbagai propinsi di Sumatera itu, merupakan salah satu agenda sosial yang sengaja digelar pihaknya untuk bersilaturrahmi sekaligus mempromosikan beragam potensi alam yang dimiliki kabupaten Agam.
Disebutkan, event itu sengaja digelar di jalur trek Pincuran Puti, Nagari Koto Tinggi, Baso khususnya di Jorong Koto Gadang, hasil kegiatan itu, akan dimanfaatkan untuk membantu kelanjutan pembangunan mesjid Jabbal Nur, sekaligus mempromosikan potensi wisata alam Gunung Marapi, termasuk ragam pengembangan potensi wisata, salah satunya melewati jalur agrowisata jeruk madu.
“ Kami berharap, selain sebagai ajang silaturrahmi bagi para raider dari berbagai propinsi di pulau Sumatera, juga sebagai wujud kepedulian sosial yang selalu dibangun para raider di setiap event yang diikuti. Alhamdulillah, para raider puas dengan trek menantang yang disajikan dalam event ini, “ungkapnya.
Sementara bupati Agam Dr.Andri Warman yang sengaja ikut menjajal trek-trek menantang dalam event tour adventure jelajah Gunung Marapi, di kawasan Pincuran Puti, Nagari Koto Tinggi, Baso itu mengapresiasi panitia pelaksana event yang berkomitmen dalam mendorong kepedulian sosial untuk kegiatan ibadah dan untuk masyarakat setempat.
Disebutkan Andri Warman, pihaknya sangat mengapresiasi, karena event yang digelar, untuk mempromosikan ragam potensi wisata yang dimiliki daerah ini, termasuk potensi agrowisata jeruk madu Baso yang semakin dikenal masyarakat.
“ Kami berharap, dengan event ini, keunggulan potensi wisata yang dimiliki kabupaten Agam bisa dipromosikan para raider dari berbagai propinsi di pulau Sumatera, sehingga banyak yang akan berkunjung ke daerah ini,” ungkapnya.
HARMEN/kaba12.com
Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menegaskan penyelesaian berbagai persoalan daerah tidak cukup dilakukan melalui langkah-langkah sesaat atau sekadar penertiban di lapangan.
Apel gabungan yang diikuti oleh berbagai unsur Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, Polri, instansi vertikal, serta komunitas peduli lingkungan ini dipimpin oleh
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) bersama Ombudsman Republik Indonesia memperkuat sinergi pengawasan penyelenggaraan pelayanan publik melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Pengawasan Penyelenggaraan
Komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) dalam mengembangkan ekonomi umat dan memperkuat budaya halal kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Gubernur
Komentar