Lubukbasung, Siberindo.co — Gebyar vaksinasi massal yang digelar Polres Agam bersama Dinas Kesehatan Agam di kompleks GOR Rang Agam, Padang Baru, Lubukbasung berlanjut Kamis,(7/10).
Setelah Rabu,(6/10), gebyar vaksinasi massal digelar sukses, bahkan peserta vaksinasi melampaui target yang dicadangkan sebelumnya, bahkan mencapai 1.368 orang, Kamis ini diyakini, jumlah peserta vaksinasi Covid-19 akan jauh lebih besar.
Seperti dijelaskan Kapolres Agam AKBP.Dwi Nur Setiawan melalui AKP.N.Dt.Sati, Kasubag.Humas Polres Agam, yang optimis, jumlah peserta vaksinasi akan jauh lebih banyak, terutama melihat tingginya animo masyarakat dalam mengikuti vaksinasi Rabu kemarin.
Disebutkan, fokus vaksinasi masih diproyeksikan untuk para siswa dan pelajar yang berada dalam wilayah hukum Polres Agam bersama seluruh elemen masyarakat, yang sejak Rabu kemarin, masih belum bisa terlayani oleh petugas.
Dijelaskan, Kamis ini, tim vaksinator bersama panitia dari Polres Agam akan menggelar vaksinasi hingga sore hari, sama halnya dengan kegiatan yang digelar Rabu kemarin, “ kita berharap, jumlah peserta vaksinasi akan jauh lebih banyak dibanding kemarin, “ sebutnya.
Untuk kegiatan tersebut, panitia selain menerapkan protokol kesehatan ketat untuk setiap peserta vaksinasi, juga disediakan beragam hadiah dan doorprize menarik untuk para peserta vaksinasi bekerjasama dengan berbagai pihak termasuk kalangan perbankan.
Gebyar vaksinasi massal yang mendapat perhatian luas dari berbagai kalangan itu, bahkan jajaran Satgas Penanganan Covid-19 Sumbar, ikut memberi respon positif, mengingat tingginya partisipasi langsung masyarakat dalam kegiatan tersebut.
HARMEN/kaba12.com
JAKARTA – Gagasan transformasi paradigma advokat sebagai officium nobile kembali mengemuka. Kali ini disampaikan Ketua Dewan Pakar Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional (PERADI
Siberindo.co – Jelang Pencanangan Hari Filateli Nasional (HFN) 2026 oleh Menteri Kebudayaan R.I yang juga Ketua Umum Perkumpulan Penggemar Filateli Indonesia (PP
Jakarta — Kementerian Agama Republik Indonesia meluncurkan program Ekspedisi Masjid Indonesia (EMI) sebagai bagian dari upaya pelayanan kepada masyarakat selama arus mudik
Siberindo.co – Penggunaan Bahasa Minang di tengah keluarga orang Minangkabau semakin mengkuatirkan. Banyak kata-kata Minang yang mulai asing dan semakin jarang terdengar diucapkan.
Komentar