Lubukbasung, siberindo.co — Prihatin dan peduli akan kondisi warganya yang tengah mengalami kesulitan, M.Ater Dt. Manambun, Sekretaris Komisi I DPRD Agam, datangi kediaman St.Jamin dan Rina, warga Cubadak, Jorong Sangkia, Nagari Lubukbasung, kemarin.
Kondisi keluarga St.Jamin dan Rina yang kurang mampu, apalagi kondisi St.Jamin yang tengah sakit, membutuhkan perhatian dari banyak kalangan, pasalnya selain kondisi ekonomi yang minim, juga kondisi rumah keluarga itu yang harus mendapat perhatian khusus.
M.Ater Dt.Manambun, anggota DPRD Agam asal Nagari Lubukbasung itu, setelah mendapat informasi dari Hasneril Aji, Kasubag.Humas-Protokol Sekretariat DPRD Agam dan Indranova Dt. Panduko Basa, Kasi.PMN Kecamatan Lubukbasung, langsung mendatangi kediaman Rina dan St.Jamin di Cubadak, Lubukbasung untuk menyerahkan bantuan bahan pokok.
“ Kita ingin melihat langsung kondisi keluarga yang bersangkutan dan diharapkan, nanti ada solusi yang akan kita bicarakan dengan OPD terkait di Pemkab.Agam untuk membantu keluarga St.Jamin ini,”ungkap M.A.Dt.Manambun.
Kegiatan itu sendiri, disebutkan anggota fraksi Berkarya, Hanura, PBB DPRD Agam, merupakan kegiatan rutin “ Mamak Peduli “ yang digelarnya setiap pekan, bahkan sudah berlangsung lebih dari 2 bulan terakhir.
“ Kita akan pantau langsung kondisi anak,kemenakan, dunsanak dan saudara yang ada di wilayah ini, mungkin dengan sedikit dukungan bisa meringankan beban yang dihadapi mereka, apalagi dimasa pandemic saat ini, “ ungkap ninik mamak Nagari Lubukbasung itu lagi.
Payakumbuh, Siberindo Putra nagari Koto Nan Ompek Dr. Wendra Yunaldi, SH.,MH mengingatkan Pemko Payakumbuh untuk menghormati adat salingka nagari dan status tanah
Agam, Siberindo Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Provinsi Sumbar menyerahkan empat koli pakaian baru, dengan berbagai ukuran, untuk warga terdampak Banjir dan
Payakumbuh, Siberindo Sejak hari Sabtu (3/1/2026) siang di kalangan Niniak Mamak Koto Nan Ompek Payakumbuh dan awak media beredar Draft Perjanjian KAN-PEMDA
Payakumbuh, Siberindo Reaksi keras keluar dari banyak tokoh masyarakat, Niniak Mamak, bahkan Cendikiawan serta Bundo Kanduang Nagari yang selama ini banyak diam