Padang, Siberindo
Akademi Refraksi Optisi (ARO) Yayasan Lembaga Pendidikan Tenaga Kesehatan (YLPTK) Padang menggelar acara wisuda ke-30 yang mewisuda 72 orang lulusan dengan gelar A.Md.,Kes di Covention Hall Hotel Truntum, Padang, Kamis (6/11/2025).
Prosesi wisuda dilakukan dengan pemindahan jambul masing-masing wisudawan oleh Direktur ARO YLPTK Padang Dr. Elvia Wesnita, A.Md.RO, M.Pd, kemudian dilakukan pengambilan sumpah profesi oleh Ketua Iropin Sumbar Eva Harma, A.Md.RO.
“Pendidikan diploma memang sudah diselesaikan oleh wisudawan di ARO YLPTK Padang. Selanjutnya para wisudawan adalah memasuki dunia kerja dan pengabdian di tengah masyarakat,” kata Dr. Alvia Wesnita.
Dengan wisuda ke-30 ini, alumni ARO YLPTK Padang telah berjumlah sebanyak 1.064 orang, yang tersebar di nusantara dan mengabdikan diri di RS, Puskesmas, Optik, Klinik Mata dan berbagai perusahaan kesehatan.
Hadir dalam wisuda ini Kepala LLDIKTI Wilayah X diwakili Ketua Tim Pembelajaran Putra Heryadi, S.Kom., Kadis Kesehatan diwakili Kasi SDM Mismainur, SKM.,MKM., Pembina YLPTK Sumbar H. Rustam Effendi, SH dan Ferisyal Ramli, ARO., Ketua Yayasan YLPTK Sumbar Dr. Amril Amir, M.Pd Dt. Lelo Basa, Pengawas Akademik Dr. Arif Budiman, Pengawas Keuangan Citra Ferina, Ketua Gapopin, Pengurus Alumni Jumasril, A.Md.RO dan seluruh orang tua wisudawan.
Ketua Pengurus Yayasan Dr. Amril Amir, M.Pd Dt. Lelo Basa mengatakan, ARO YLPTK yang Padang didirikan sejak tahun 1990 ini, sudah mendapatkan akreditasi Baik Sekali dari LAMPTKes RI pada tahun 2024 lalu dan lembaganya juga telah terakreditasi B oleh BANPT sejak tahun 2021.
Pengurus Yayasan LPTK Padang, Pembina, LL Dikti dan wisudawan terbaik
Pendidikan diploma D3 ini bukanlah akhir pendidikan ARO. Masih ada D4, S1, S2 dan S3. ARO LYPTK sudah sejak tahun lalu direkomendasikan untuk membuka progam studi D4, namun belum terealisasi.
“Saat ini ARO YLPTK sudah menempati gedung baru di Anak Aia berkat upaya pengurus yayasan beserta pembina. Insya Allah kita ARO YLPTK akan terus berkomitmen meningkatkan sarana dan kualitas dari lulusan,” kata Dr. Amril Amir, M.Pd Dt. Lelo Basa.
Berdasarkan Kepmenkes 572 tahun 2008 bahwa seluruh Puskesmas dan RS yang memiliki poli mata wajib memiliki tenaga optometri. Jika demikian, dari jumlah RS dan Puskesmas di seluruh Indonesia, maka masih terdapat kekurangan tenaga optometri sebanyak 14.500 orang lagi.
“Dengan patokan Permenkes RI dan ketersediaan tenaga optometri di Indonesia, maka peluang kerja lulusan ARO YLPTK Padang masih sangat terbuka luas hari ini dan dimasa datang,” kata Ketua Yayasan Dr. Amril Amir, M.Pd Dt. Lelo Basa.
Sementara itu Ketua LLDIKTI Wilayah X yang diwakili Putra Heryadi, S.Kom mengatakan bahwa LLDIKTI akan selalu menjaga mutu seluruh perguruan tinggi di wilayahnya dan merekomendasikan bantuan hibah dari pemerintah dalam bentuk alat laboratorium dan beasiswa KIP.
“Kami atas nama pemerintah mengapresiasi ARO YLPTK Padang yang lulus 100 persen pada wisuda kali ini. Artinya ARO YLPTK Padang konsisten pada peningkatan sarana dan mutu lulusannya,” kata Putra Heryadi, S.Kom.
Pemerintah akan terus mendorong perguruan tinggi bersaing secara global. Tentunya mutu lulusan harus bersaing di pasar kerja. Ini tentu harus didukung dengan fasilitas pembelajaran dan tenaga akademik yang baik.
“Perguruan tinggi diminta melampaui standar yang ditetapkan pemerintah, sehingga nanti dapat berpredikat unggul. Tidak saja unggul di nasional tetapi juga unggul internasional,” kata Putra Heryadi, S.Kom.
Juga diharapkan LLDIKTI kedepannya akan ARO tumbuh dengan keunikan dan profesionalnya, sehingga ARO YLPTK Padang dapat mewujudkan harapan pemerintah yaitu sebagai kampus berdampak bagi lingkungan dan masyarakatnya. (PB)










