Maninjau, KABA12.com — Antrean masyarakat peserta imunisasi vaksin Covid-19 tahap pertama di Puskesmas Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam membludak, Selasa (6/7). Puluhan masyarakat dari berbagai kalangan itu rela antri berjam-jam untuk mendapat suntikan vaksin produksi Sinovac.
Pantauan KABA12.com dilokasi, antusiasme masyarakat cukup tinggi untuk mengikuti vaksinasi secara gratis guna mendukung program pemerintah dalam rangka menekan angka penularan Covid-19.
Mereka merupakan berstatus sebagai ASN, guru, pegawai BUMN, perangkat nagari, mahasiswa, anak-anak usia 12-17 tahun, lansia, dan warga umum lainnya.
Kepala Puskesmas Maninjau, Syahrial menyebutkan, pihaknya juga menyediakan sejumlah kursi tambahan untuk para peserta yang akan menjalani vaksinasi Covid-19. Hal ini dikarenakan tingginya animo masyarakat yang ingin divaksin, sehingga antrean membludak ke halaman puskesmas.
Ia menyebut, untuk hari ini sebanyak 90 orang telah mendapat imunisasi vaksin dari total 98 orang yang mendaftar. Sementara 8 orang lainnya ditunda dengan beberapa alasan, salah satunya adalah tensi darah tinggi.
“Untuk Selasa ini tercatat sebanyak 90 orang sudah menerima vaksinasi tahap pertama dari total 98 orang yang mendaftar. Mereka merupakan masyarakat Kecamatan Tanjung Raya yang berusia 12 tahun ke atas,” kata Syahrial kepada KABA12.com.
Ia menambahkan, masyarakat yang telah menjalani imunisasi vaksin Covid-19 itu langsung mendapat kartu tanda vaksinasi dari petugas. Sementara sertifikat vaksinasi akan dikirimkan ke nomor handphone peserta vaksin melalui SMS.
Lebih lanjut disebutkan, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 secara gratis di Puskesmas Maninjau digelar setiap hari Selasa, Kamis, dan Sabtu. Proses imunisasi vaksin dimulai pukul 08.30 WIB hingga 12.00 WIB atau sampai selesai.
Syahrial juga menghimbau masyarakat untuk dapat mensukseskan program vaksinasi yang telah dicanangkan pemerintah sebagai upaya menekan dan memutus rantai penyebaran Covid-19.
“Selain itu, jika ingin melakukan vaksinasi disini diharapkan untuk dapat menghubungi petugas tenaga kesehatan terlebih dahulu, mengingat jumlah petugas dalam vaksinasi ini terbatas,” katanya.
(Bryan)











Komentar