oleh

Mulai Laksanakan Ujian Sekolah SD Se-Kota Pariaman

PARIAMAN – Siswa Sekolah Dasar (SD) se-Kota Pariaman mulai melaksanakan Ujian Sekolah (US) sebagai ujian akhir untuk siswa kelas VI (enam) SD. Penerapan US ini pertama kali di lingkungan pendidikan tingkat dasar di Kota Pariaman.

Dilansir dari situs minangkabaunews.com, “Untuk SD se-Kota Pariaman, kita mulai melaksanakan US. Ini merupakan pertama kalinya dilaksanakan setelah sebelumnya dijadwalkan akan dilaksankan pada tahun 2020. Namun karena masa pandemi COVID-19, kita baru bisa melaksanakannya pada tahun 2021 sekarang ini,” ungkap Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Pariaman Yurnal, Senin (5/4/2021).

Pelaksanaan US di Kota Pariaman dilakukan sesuai dengan Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia tentang Merdeka Belajar. Salah satu programnya adalah dengan menghapus Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) yang selama ini dilaksanakan.

“Untuk teknisnya pun sedikit berbeda. Dimana pelaksanaan USBN hanya pada beberapa mata pelajaran namun untuk US dilaksanakan seluruh mata pelajaran yang dipelajari disekolah. Merdeka belajar disini maksudnya adalah pihak sekolah yang membuat soal dan pihak sekolah juga yang menilainya. Sementara Disdikpora hanya menentukan waktu dan jadwalnya saja,” terangnya.

Baca Juga  Jelang Pelantikan, PCNU Padang Pariaman Ziarahi Makam Ulama

Ia berharap dengan diberlakukannya sistem seperti ini kepada siswa agar lebih bisa memahami pelajaran yang diberikan oleh guru dan belajar dengan sungguh-sungguh.

Kepada pendidik agar melaksanakan pembelajaran dan evaluasi dengan sebaiknya karena guru diberikan kewenangan mengajar dan menilai langsung.

Sementara itu Kepala Sekolah Dasar Negeri 13 Kampung Kandang Kecamatan Pariaman Timur Kota Pariaman Buyung mengatakan bahwa sistem ini sangat efektif dilaksanakan karena selama proses belajar mengajar berlangsung, pendidikan yang banyak mengetahui bagaimana siswa tersebut dalam belajar.

“Pelaksanaanya dimulai dari tanggal 5 sampai 10 april 2021. Teknis pelaksanaan mulai dari merakit soal sampai ke pelaksanaan ujian di urus oleh sekolah masing kita dan ujian dilaksanakan tetap sesuai dengan protokol kesehatan. Untuk merakit soal di mulai pertengahan Bulan Maret 2021 dengan tim terdiri dari seluruh guru yang ada di sekolah dan guru bidang studi yang dibuat saat pelaksanaan Kelompok Kerja Guru (KKG),” ungkapnya.

Baca Juga  DPRD Agam Gelar FGD Bahas Pelayanan Publik

“Semoga saja dengan sistem ini, anak-anak lebih bisa menjawab pertanyaan yang ada dilembaran ujian sehingga anak-anak bisa menyelesaikan ujian dengan sebaik mungkin,” tutupnya. (*/cr2)

Komentar

News Feed