Lubukbasung, siberindo.co — Kamis,(4/11) ini, tidak ada penambahan kasus terkonfirmasi positif di kabupaten Agam, termasuk pasien sembuh dan yang meninggal dunia akibat covid-19.
Hari ini, tercatat 5 kasus aktif masih tersisa di kabupaten Agam, setelah Rabu kemarin, terjadi penambahan 1 kasus aktif, yang masing-masing 3 orang dirawat di rumah sakit rujukan Covid-19 dan 2 orang menjalani isolasi mandiri.
5 kasus aktif yang tersisa masing-masing 1 kasus dari 5 kecamatan yakni Ampek Nagari, Malalak, IV Angkek, Baso dan kecamatan Tilatang Kamang dengan total kasus terkonfirmasi positif sejak pandemic menyerah daerah ini sebanyak 7.804 kasus.
Hal itu dibenarkan Yosefriawan, Asisten II Sekab.Agam selaku Koordinator Bidang Data-Sosialisasi Satgas Penanganan Covid-19 Agam, yang menyebutkan, hingga Kamis ini, total akumulasi kasus pandemic Covid-19 di kabupaten Agam mencapai 7.804 kasus, denganrincian 7.588 orang sudah dinyatakan sembuh, 211 orang meninggal dunia, 5 kasus aktif, dengan nol potensi kasus yang dipantau, baik suspek, probable maupun kontak erat.
Disebutkan, kondisi itu, memperlihatkan perkembangan yang mengesankan, karena kasus pandemic Covid-19 di kabupaten Agam sudah melandai dan diharapkan, seluruh kasus aktif saat ini bisa berada di posisi nol, termasuk pemantauan terhadap potensi kasus baru.
Walau demikian, Yosefriawan menegaskan, seluruh masyarakat kabupaten Agam harus tetap mentaati protokol kesehatan dan potensi paparan baru kasus covid-19, dengan selalu memakai masker, menjaga jarak menghindari kerumunan, rajin mencuci tangan dengan sabun di air yang menjalir dan mengikuti vaksinasi untuk mengantisipasi dampak paparan covid-19.
“ Kami himbau masyarakat untuk selalu waspada, karena potensi kasus baru masih sangat tinggi, kewaspadaan seluruh masyarakat harus terus ditingkatkan, “ sebut Yosefriawan.
HARMEN/kaba12.com
Siberindo.co–Delegasi MAN Insan Cendekia Pekalongan (ICP) raih medali emas bidang ekonomi, pada ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) tahun 2025. Olimpiade Sains Nasional
Siberindo.co—Kementerian Agama melalui Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Sekretariat Jenderal, Kementerian Agama mengajak para dosen untuk memanfaatkan program Riset
Siberindo.co – Perkumpulan Penulis Indonesia SatuPena terus berupaya memuliakan penulis melalui organisasi. Sekarang nilai ekonomi menulis makin berkurang. Hal itu disebabkan di
Oleh: Dr. Hendra Dinatha, S.H., M.H.*) Pendahuluan: PPP dalam Persimpangan Sejarah Baca Juga Kasus Covid-19 di Agam Melandai, Wabup Ingatkan Warga Jangan
Komentar