oleh

UPZ Nagari Sintuak Bubar dan Berikan Santunan pada Anak Yatim dan Dhuafa

PADANG PARIAMAN, Siberindo.co– Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Padang Pariaman berikan apresiasi terhadap Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Nagari Sintuak yang kreatif melakukan kegiatan pemberian santunan terhadap anak yatim dan anak dhuafa. Ini patut dicontoh UPZ nagari yang lain sehingga semakin banyak perhatian terhadap anak yatim dan kurang mampu.

Demikian diungkapkan Ketua Baznas Padang Pariaman Dr. Rahmat Tuanku Sulaiman, Selasa (4/4/2021) saat penyerahan santunan kepada anak yatim dan dhuafa di kantor UPZ Baznas Nagari Sintuak jalan raya Lubuk Alung – Pariaman KM 6, Korong Temboh Nagari Sintuak Kecamatan Sintuak Toboh Gadang Kabupaten Padang Pariaman. Menurut Rahmat, UPZ Nagari Sintuak yang dikelola anak-anak muda yang kreatif, memiliki komitmen dan integritas dalam menjalankan amanah sebagai UPZ.

BACA JUGA:  38 Orang Pengawas TPS di Sintoga Dilantik, PNS Diminta Netral Dalam Pilkada 2020

Sebagaimana dilansir Sitinjausumbar.com jejaring Siberindo.co,  Rahmat juga mengingatkan, Nagari Sintuak yang memiliki tradisi local, perlu dijaga agar tradisi keagamaan  tersebut tetap tumbuh dan berkembang. “UPZ Nagari Sintuk maupun mahasiswa yang tergabung di Ikatan Mahasiswa Sintuak Toboh Gadang (Imasintoga) untuk tetap menjaga tradisi tersebut. Kami pun mengapreasiasi Imasintoga yang berperan aktif bersama UPZ Nagari Sintuak menyelenggarakan kegiatan ini,” kata Rahmat yang juga pengasuh Pondok Pesantren Bustanul Yaqin Punggung Kasiak Lubuk Alung ini.

BACA JUGA:  Bank Nagari Buka dengan Protokol Kesehatan Ketat

Ketua UPZ Nagari Sintuak Decky Fernando menyebutkan, kegiatan berbagi bersama anak yatim dan dhuafa berkerjasama dengan Imasintoga. Dimulai dengan berbuka bersama (bubar) dan dilanjutkan dengan penyerahan santunan sebesar Rp 100.000 per anak dan pemberian bingkisan berupa makanan berbuka dan makanan cemilan.

“Sesuai dengan dana yang berhasil dikumpulkan, jumlah anak yang diberikan santunan sebanyak 50 orang. Berasal dari masing-masing korong sebanyak 5 anak. Mudah-mudahan tahun depan bisa lebih banyak anak yatim dan dhuafa yang bisa diberikan santunan,” kata Decky.

BACA JUGA:  Kepala RSUD dr. Sadikin: Wako Pariaman Sidak, RSUD Capai Target Realisasi 95 Persen

Ketua Imasintoga Maryono menambahkan, padatnya agenda Imasintoga selama Ramadhan  sehingga pelaksanaan berbuka bersama dan berbagi santunan ini terundur. “Sebagai mahasiswa yang berasal dari Nagari Sintuak, ini salah satu bentuk kepedulian terhadap kondisi masyarakat Nagari Sintuak. Kami menyampaikan terima kasih kepada pihak-pihak yang sudah bersedia memberikan bantuanya. Mudah-mudahan menjadi amal ibadah yang berlipat ganda di bulan suci Ramadhan ini,” tutur Maryono, mahasiswa UIN Imam Bonjol Padang ini.

Turut hadir Sekretaris Nagari Sintuk Radelkhaadki, S.Kom., pengurus Imasintoga, pengurus UPZ dan orangtua anak yatim dan dhuafa. (at)

 

Komentar

News Feed