oleh

Stok Menipis, Harga Cabe Rawit di Agam Naik

Bayua, siberindo.co — Harga komoditi cabai rawit hijau di pasar tradisional di Kabupaten Agam mengalami kenaikan semenjak awal tahun 2022. Harga cabai rawit atau ‘lado kutu’ itu kini dijual pedagang seharga Rp 35 ribu per kilogram. Salah satu pedagang di Pasar Bayua, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Nurlela mengatakan, kenaikan harga cabai rawit hijau sudah terjadi sejak awal tahun 2022 akibat stok menipis di tingkat petani.
Baca Juga  Bupati Welly Suhery Kukuhkan PWRI Pasaman, Asnol Amri Semangati Mantan Abdi Negara
“Untuk cabai rawit sekarang memang lagi mahal, Rp 35 ribu per kilogram. Sebelumnya hanya Rp 25 ribu per kilogram,” kata Nurlela saat ditemui KABA12.com, Jum’at (4/2). Ia mengatakan, kenaikan harga cabai rawit disebabkan karena minimnya pasokan di tingkat petani akibat diserang hama dan faktor cuaca. “Cabai rawit dari petani itu banyak yang busuk akibat hama dan cuaca ekstrim, makanya ketersediaannya sekarang mulai menipis,” ujarnya.
Baca Juga  Deteksi Dini Halinar, Tim Gabungan Geledah Kamar Narapidana Rutan Maninjau
Selain cabai rawit, kenaikan harga juga terjadi pada cabai merah keriting dari Rp 18 ribu menjadi Rp 28 ribu per kilogram. Para pedagang juga berharap agar pemerintah segera menstabilkan harga bahan pokok tersebut. (Bryan/KABA12.com)

News Feed