oleh

Dua Festival Bakal Digelar Desa Koto Marapak Tahun 2021

PARIAMAN, Siberindo.co— Gairah berkesenian di Desa Koto Marapak Kecamatan Pariaman Timur Kota Pariaman semakin menggeliat di bawah kepemimpinan Kepala Desa Yuhaldi. Hal ini setidaknya tampak pada kesuksesan pembinaan sanggar seni dan kegiatan silek selama ini.

Kepala Desa Koto Marapak Yuhaldi kepada Sitinjausumbar.com, Senen (4/1/2021) yang dihubungi via selulernya menyebutkan, ada dua agenda yang akan dilakukan tahun ini. Pertama menjelang bulan puasa Ramadhan akan menyelenggarakan festival layang-layang. Sedangkan yang kedua festival randai yang akan diadakan usai lebaran.

“Kedua kegiatan ini diharapkan bisa terlaksana dengan lancar sesuai jadwal dan perencanaannya,” kata Yuhaldi.

Dikatakan  Yuhaldi, upaya membesarkan kegiatan kesenian ini  disinergikan  dengan Forum Batajau Seni Piaman. Kades dengan Ketua Forum Batajau Seni Piaman Ajo Wayoik sudah melakukan pertemuan, Selasa (29/12) di Kantor Desa Koto Marapak.

Baca Juga  Tingkatkan SDM Panwaslu Hadapi Sengketa Pemilu, Bawaslu Padang Pariaman Gelar Rapat Kerja Teknis

Dalam pertemuan tersebut Yuhaldi menjelaskan,  semangat pemuda di Desa Koto Marapak untuk menyokong kegiatan kesenian sudah tampak dari berbagai kegiatan sanggar dan silek. Namun kami berharap kedepannya dapat membuat iven berskala lebih besar lagi dengan perhatian yang lebih luas dari khalayak, terutama dari kalangan wisatawan.

“Adapun Forum Batajau Seni Piaman ini kami libatkan adalah dengan tujuan, agar dapat memotivasi pemuda dan seniman yang ada di Desa Koto Marapak, supaya bisa menggarap ivent yang lebih besar lagi secara profesional, dan dapat menjadi ivent yang berkarakter karena ada dua ivent yang diharapkan dapat terlaksana di tahun 2021, yakni kegiatan berbasis seni randai dan lomba layang-layang ”, terang Yuhaldi.

Baca Juga  Harlah NU Ke 96, NU Kabupaten Dharmasraya Songsong Kemandirian dalam Berkhidmat

Sementara itu, Ajo Wayoik mengatakan kegiatan kesenian bukan hanya sebuah wadah untuk menghadirkan produk karya seni saja, akan tetapi lebih daripada itu.

“Kegiatan kesenian adalah platform dalam pembinaan generasi muda, jadi tentu saja ini bukan hanya soal siapa yang dapat bermain musik atau menari dengan baik saja, tetapi bagaimana nilai-nilai yang diusung pada kesenian itu dapat terlebih dahulu tertanam di jiwa para senimannya,” ungkap Ajo Wayoik.

Kesuksesan pembinaan kesenian menurut Ajo Wayoik tidak hanya dikur pada produktifitas karya, atau besar dan kecilnya ivent, tetapi yang tak kalah pentingnya adalah mengukur sejauh mana iklim sosio kulturan di tengah masyarakat memang semakin positif dengan bergeraknya aktifitas kesenian di suatu desa.

Baca Juga  FKS Bukittinggi Pelajari Program Kota Sehat Padang Panjang

“Insyaallah kita siap bekerjasama dengan Desa Koto Marapak dalam menggarap ivent yang ada di tahun 2021 ini. Sebagai festival warga, Batajau akan merangkul sebanyak mungkin kekuatan warga terutama pemuda Desa Koto Marapak dalam mempersiapkan ivent ini, agar mereka juga bisa berinteraksi dengan keluarga besar Batajau Seni Piaman untuk mendapatkan pengalaman baru dalam melaksanakan suatu kegiatan seni di desa mereka”, pungkas Ajo Wayoik . (Desi/at)

Komentar

News Feed