oleh

Buya Sidi Novi Zulfikar dan  Satrio Budiman Pimpin MWCNU Aur Birugo Tigo Baleh 

Bukittinggi, Siberindo.co– Buya Sidi Novi Zulfikar terpilih menjadi Rais Syuriah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh Kota Bukittinggi. Sedangkan Satrio Budiman juga terpilih menjadi Ketua Tanfidziyah MWCNU Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh (ABTB).

Keduanya terpilih secara aklamasi pada Konferensi MWCNU Kecamatan   Aur Birugo Tigo Baleh, Sabtu (2/10/2021) di hotel Campago Bukittinggi. Konferensi MWCNU Kecamatan ABTB dibuka Sekretaris Caretaker Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Bukittinggi Armaidi Tanjung. Konferensi dipimpinWakil Sekretaris Caretaker PCNU Bukittinggi Agustian Piliang.

Sebagaimana dilansir Sitinjausumbar.com jejaring Siberindo.co, Armaid Tanjung dalam sambutannya menyebutkan, pelaksanaan Konferensi MWCNU yang ramai dihadiri warga nahdiyyin di Kecamatan ABTB ini mudah-mudahan menjadi tonggak sejarah bangkitnya kembali NU di Bukittinggi. Selain dihadiri para ulama, ustadz, buya, juga tokoh masyarakat dan anak-anak muda NU. Ini pertanda NU akan tumbuh berkembang di Bukittinggi,” kata Armaidi Tanjung penulis buku Berkhidmat Untuk NU di Ranah Minang (1994-2014) ini.

Baca Juga  550 Petugas Siap Diluncurkan DPPKB Padang Pariaman Untuk Pendataan Keluarga 2021

Armaidi Tanjung menyebutkan, Caretaker PCNU Kota Bukittinggi berdasarkan SK PBNU Nom 731/A.II.04.d/09/2021 tentang  penunjukkan dan pengesahan caretaker PCNU Kota Bukittinggi tertanggal 2 Safar 1443 H/10 September 2021. Ketua KH S. Suleman Tanjung, S.Ag, M.Pd,   Wakil Ketua H. Syamsurijal, S.Pd, Sekretaris Armaidi Tanjung, S.Sos, M.A, Wakil Sekretaris Agustian Piliang, S.Kom dan anggota Satrio Budiman.

Baca Juga  Jelang IMLF-2, Puluhan Buku Karya Anggota SatuPena  Sumbar dan Penulis Luar Negeri Siap Diluncurkan

“Tugas caretaker adalah melaksanakan konferensi PCNU Kota Bukittinggi. Namun sebelum pelaksanaan Konferensi PCNU Kota Bukittinggi, harus terlebih dahulu ditetapkan kepengurusan MWCNU di masing-masing kecamatan. Karena kepengurusan MWCNU kurang valid datanya, maka sangat diperlukan dilakukan konferensi MWCNU untuk menetapkan kepengurusannya,” kata Armaidi Tanjung.

Ketua Tanfidziyah MWCNU ABTB terpilih Satrio Budiman menyebutkan, fokus kegiatan MWCNU ABTB tentu bagaimana terus melakukan tradisi-tradisi keagamaan yang selama sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat itu sendiri. “Sebelum ini, jamaah Nahdlatul Ulama Bukittinggi secara rutin setiap minggu melakukan pengajian melalui malam lailatul ijma’. Pengajian tersebut dilaksanakan setiap malam Jumat yang lokasi bergilir dari satu tempat jamaah, ke tempat jamaah yang lain,” kata Armaidi menambahkan.

Baca Juga  Baznas Padang Pariaman Serahkan Hadiah, Mahasiswa Kukerta STIT SB Kelompok 4  Adakan MTQ di Lurah Ampalu

Untuk melengkapi kepengurusan MWCNU ABTB Kota Bukittinggi disepakati tim formatur yang terdiri dari  Rais Syuriah terpilih Buya Sidi Novi Zulfikar sebagai ketua, sekretaris Ketua Tanfidziyah Satrio Budi, ditambah tiga orang sebagai anggota tim formatur yakni  Slamet Pujiyono, Buya Zuardin dan Rusdianto. (at)

Komentar

News Feed