Lubukbasung, kaba12.com — Tim pemekaran Nagari Lubukbasung gelar silaturrahmi dengan Bupati Agam Dr.H.Andri Warman di kediaman resmi bupati Agam, Rabu,(2/6) malam.
Silaturrahmi tim pemekaran nagari Lubukbasung yang dipimpin ketua KAN Lubukbasung Ir.Novi Endri Dt.Simarajo,M,Si, didampingi Walinagari (induk) Lubukbasung Dharma Ira Putra, ketua Bamus N.Dt.Asa Labiah, ketua tim percepatan pemekaran nagari Lubukbasung M.Ater Dt.Manambun, wakil ketua Zarfinus Makmur, sekretaris tim percepatan pemekaran Wasrianis,S,Ag dan tokoh masyarakat lainnya.
Pertemuan khusus dengan bupati Agam itu, hadir lengkap 5 penjabat walinagari persiapan yang dalam proses pemekaran tersebut masing-masing pj.walinagari persiapan Surabayo Lubukbasung Indranova Dt.Panduko Basa, pj.walinagari Sungai Jariang Lubukbasung Meirizal, pj.walinagari persiapan Parik Panjang Lubukbasung Suhendri, pj.walinagari persiapan Siguhung Lubukbasung Gustiwarman dan pj.walinagari persiapan Sangkia Lubukbasung Gusmardi, bersama para tokoh masyarakat nagari Lubukbasung.
Dalam pertemuan yang berlangsung akrab dan penuh kekeluargaan itu, rombongan tim pemekaran, pengurus KAN Lubukbasung, walinagari induk dan para penjabat walinagari yang hadir dalam pertemuan tersebut, mendapat angin segar dari bupati Agam, terkait dengan realisasi dan pengesahan pemekaran nagari Lubukbasung tersebut.
Kepada kaba12.com, ketua KAN Lubukbasung N.E.Dt.Simarajo menjelaskan, pihaknya bersama tim pemekaran nagari Lubukbasung bersama walinagari induk dan para penjabat walinagari, sengaja bersilaturrahmi dengan bupati Agam untuk menyampaikan keluh kesah dan memper -tanyakan tindaklanjut pengesahan dan persetujuan bupati Agam terkait dengan realisasi pemekaran nagari Lubukbasung yang sudah diajukan sebelumnya pada Pemkab.Agam.
Dijelaskan N.E.Dt.Simarajo, yang didampingi N.Dt.Asa Labiah, Syahmendra Putra Dt.Mulia Basa, I.N.Dt.Panduko Basa, dan beberapa ninik mamak lain usai pertemuan dengan bupati Agam di kompleks terminal Pasar Padang Baru, Lubukbasung, menyebutkan, sesuai dengan batas waktu yang diberikan Pemkab.Agam untuk proses pemekaran nagari, untuk Nagari Lubukbasung sudah memfinalkan seluruh berkas administrasi sesuai ketentuan yang digariskan undang-undang dan peraturan bupati Agam.
Diakui N.E.Dt.Simarajo, saat ini masih ada kendala terkait dengan batas wilayah dengan nagari lain, namun hal itu sesuai dengan ketentuan khususnya peraturan bupati Agam, untuk proses penyelesaian masalah batas administrasi nagari pemekaran, jika mengalami kebuntuan, akan diselesaikan bupati pemerintah kecamatan dan kabupaten.
“ Hal itu sudah kami tempuh dan sudah dilaporkan, pada Bupati Agam melalui DPMN Agam, bahkan sudah lebih 10 bulan, proses itu masih tertahan, bahkan hingga kini, prosesnya masih tidak jelas. Hal itu yang kami pertanyakan pada bupati Agam, “ tegas Ketua KAN Lubukbasung itu.
Ditambahkan N.E.Dt.Simarajo, pihaknya berharap masalah itu bisa segera tuntas, karena masyarakat, masih terus mempertanyakan perkembangan pemekaran nagari yang sudah digadang-gadang, sebagai upaya untuk mendorong kemajuan nagari, khususnya sebagai penyangga kemajuan ibukota kabupaten Agam.
Menjawab kaba12.com, respon bupati Agam terkait dengan aspirasi yang disampaikan rombongan tim percepatan pemekaran nagari Lubukbasung tersebut, N.E.Dt.Simarajo, bersama para ninik mamak dan tokoh masyarakat yang hadir dalam silaturrahmi tersebut, mengaku puas akan sikap dan ketegasan bupati Agam.
HARMEN
JAKARTA – Gagasan transformasi paradigma advokat sebagai officium nobile kembali mengemuka. Kali ini disampaikan Ketua Dewan Pakar Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional (PERADI
Siberindo.co – Jelang Pencanangan Hari Filateli Nasional (HFN) 2026 oleh Menteri Kebudayaan R.I yang juga Ketua Umum Perkumpulan Penggemar Filateli Indonesia (PP
Jakarta — Kementerian Agama Republik Indonesia meluncurkan program Ekspedisi Masjid Indonesia (EMI) sebagai bagian dari upaya pelayanan kepada masyarakat selama arus mudik
Siberindo.co – Penggunaan Bahasa Minang di tengah keluarga orang Minangkabau semakin mengkuatirkan. Banyak kata-kata Minang yang mulai asing dan semakin jarang terdengar diucapkan.
Komentar