Untung Ada Polda Sumbar, Vaksinasi pun Meningkat Tajam Hingga 70 Persen
SUMBAR, Siberindo- Puluhan Wartawan lintas media, cetak, online hari ini, Kamis 2 Februari 2022 ramai ramai mendatangi Markas Polda Sumbar di Jalan Sudirman, Padang.
Ada apa?, ternyata mereka ingin divaksin booster yang sengaja digratiskan Kapolda Irjen Pol Teddy Minahasa Putra.
Polda Sumbar dalam setahun ini amat peduli dengan program vaksinasi. Hampir setiap hari kerja, bahkan hari libur sekalipun Markas Polda Sumbar di Jalan utama Padang ramai di datangi masyarakat. Apa lagi untuk ikut vaksin tersebut Kapolda memberikan paket gratis dan terkadang juga ada uang transportasi. Semua pasukan jajaran Polda hingga ke Polsek gerak menghimpun warga untuk divaksin.
“Untung ada Polda Sumbar yang konsisten dengan program ini. Jika tidak pencapaian vaksin di Sumbar tetap rendah”, ujar Sidi Gusfen Khairul seraya melanjutkan awalnya Sumbar hanya 30 persen sekarang meningkat tajam lebih dari 70 persen. Kita apresiasi Kapolda pak Teddy yang sangat arif dan bijaksana,sebut Sekretaris SMSI Sumbar yang ikut vaksin booster bersama rekan lainnya.
Vaksin boster merupakan tahap ke tiga bagi warga yang telah vaksin dua kali.
Dari sisi kesehatan, setidaknya terdapat 3 alasan penting. Pertama, adanya kecenderungan penurunan jumlah antibodi sejak 6 bulan pasca vaksinasi terutama di tengah kemunculan varian-varian Covid-19 baru termasuk varian Omicron.
Merujuk studi meta analisis dan analisis regresi oleh Fekin dkk tahun 2021, diketahui bahwa efektivitas 4 vaksin yang sudah mendapatkan EUL dari WHO mengalami penurunan aktivitas sebesar 8% dalam 6 bulan terakhir pada seluruh kelompok umur. Dalam kurun waktu yang sama kepada orang dengan usia 50 tahun keatas, terjadi penurunan efektivitas vaksin sebesar 10% dan 32% untuk mencegah kemunculan gejala, sebut jubir Satgas Penanganan Covid 19, Prof Wiku Adisasmito.
Kedua, sebagai bentuk usaha adaptasi masyarakat hidup dimasa pandemi Covid-19 demi kesehatan jangka panjang. Dan ketiga, memenuhi hak setiap orang Indonesia untuk mengakses vaksin demi perlindungan diri dan komunitas.
Sementara itu Kapolda Sumbar Teddy Minahasa Putra bangga dengan inisiasi wartawan Sumbar mengikuti vaksin dosis ketiga berupa booster.
” Kalau wartawan saja sudah mau divaksin, mudah mudahan warga tergerak dengan sadar mau pula divaksin. Wartawan tentunya akan menulis bahwa vaksin itu suatu kebutuhan untuk kesehatan tubuh”, ujar Kapolda.
“Saya memberi apresiasi pada rekan wartawan, terutama yang berada di wilayah liputan kota Padang yang melakukan vaksinasi ke-tiga boster. Saya juga mengajak rekan wartawan di kabupaten/kota untuk melakukan hal yang sama di daerah masing-masing,” harap Teddy Minahasa Putra.
Menurut Teddy, wartawan yang lebih banyak bertugas dilapangan harus memperkuat imunnya, agar terhindar dari serangan Covid-19 varian baru omicron. Di samping itu, wartawan termasuk garda terdepan untuk menerapkan protokol kesehatan (prokes) di saat mereka bertugas.
Zulnadi, SH, Ketua SMSI Sumbar yang menyaksikan rekan rekan divaksin, menegaskan bahwa berikhtiar itu perlu dianjurkan dalam agama. Oleh karena itu mari kita sukseskan program kesehatan ini agar kita terhindar dari serangan covid varian baru berupa omicron yang penularannya lebih cepat dari varian sebelumnya.
“Meski kita telah melakukan vaksinasi covid-19, namun alangkah baiknya kita sambung dengan vaksin booster, semoga kita terhindar dari serangan Covid-19 varian baru omicron,” ajak Gusfen Khairul.**










