Maninjau, siberindo.co — Perbaikan ruas jalan yang amblas di kawasan Kelok 44 persisnya di Kelok 10, Jorong Pasar Maninjau, Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam telah tuntas dikerjakan oleh Dinas PUPR Sumbar.
Meski demikian, pihak kepolisian tetap menghimbau para pengendara yang melintas di jalur tersebut untuk berhati-hati mengingat jalan yang diperbaiki dengan pengecoran belum kering secara maksimal.
“Bagi pengguna jalan yang melintas di jalur Kelok 44 dihimbau untuk ekstra hati-hati meskipun ruas jalan yang amblas di Kelok 10 sudah tuntas diperbaiki. Tetap taati aturan lalu lintas guna meminimalisir kecelakaan,” kata Wakapolsek Tanjung Raya AKP Akhiruddin kepada KABA12.com, Senin (3/12).
Ia menambahkan, petugas keamanan jalan raya (PKJR) yang melibatkan pemuda Nagari Maninjau yang sebelumnya bertugas di Kelok 10 kini dipindahkan ke Kelok 9 mengingat bahu jalan juga mengalami amblas sepanjang 10 meter sejak September 2021.
Akibatnya, arus lalu lintas dilokasi hingga kini masih diberlakukan dengan sistem buka tutup.
“Sekarang masih ada 1 titik bahu jalan amblas di Kelok 9, makanya pengendara tetap dihimbau waspada dan hati-hati. Prioritaskan kendaraan dari arah bawah atau sedang mendaki, kemudian bunyikan klakson di setiap tikungan,” jelasnya.
Menurutnya, PKJR yang mengatur lalu lintas di Kelok 9 diperkirakan akan bertugas hingga sepekan kedepan.
“Untuk PKJR sekarang masih mengatur jalan di tikungan Kelok 9 sampai sepekan kedepan lantaran situasi lalu lintas saat ini cukup padat karena masih suasana libur awal tahun baru 2022,” katanya.
Sebelumnya, ruas jalan di Kelok 10 itu mengalami amblas pada Juli 2020 lalu akibat tingginya curah hujan yang melanda. Proses perbaikan jalan tersebut diketahui memakan waktu sekitar 1 tahun lebih, dan tuntas pada akhir Desember 2021 kemarin.
Payakumbuh, Siberindo Setelah viral sampai tingkat nasional berita dan video Pernyataan Sikap Anak Nagori Koto Nan Ompek terkait tanah ulayat Pasar Syarikat
Padang, Siberindo Menyikapi polemik Pemko Payakumbuh dengan Niniak Mamak Nagari Koto Nan Ompek soal tanah ulayat Pasar Payakumbuh, LKAAM Sumbar mengusulkan kedua
Limapuluh Kota, Siberindo Ketum Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumbar Prof. Dr. Fauzi Bahar, M.Si Dt. Sati menggelorakan gerakan bagi-bagi Al-Quran
Payakumbuh, Siberindo Pengukuhan Pengurus Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kota Payakumbuh periode 2025-2030 sangat istimewa. Selain jadi momentum pengabdian tanpa batas bagi