Malalak, siberindo.co — Dampak cuaca buruk yang terjadi beberapa hari belakangan di wilayah kabupaten Agam mulai mengundang kekuatiran. Salah satu kawasan yang dianggap rawan longsor dan Banjir adalah ruas jalan Sicincin-Malalak-Balingka (Simaka), yang saat ini masuk dalam status siaga.
Informasi yang diperoleh kaba12.com Kamis,(2/12), dampak curah hujan tinggi beberapa hari terakhir mulai memicu tumpahan material dari dinding pebukitan di sepanjang ruas jalan yang semakin padat dilalui kendaraan tersebut.
Bahkan di beberapa lokasi, ruas jalan sudah mulai dipenuhi material pasir, lumpur dan kerikil yang memanjang di permukaan jalan, dan mulai mengganggu aktivitas lalulintas di kawasan itu. Saat ini, aparat terkait sudah menginformasikan pada warga untuk waspada jika melewati ruas jalan itu.
Seperti disebutkan Jerman Jendra, tokoh masyarakat Malalak menjawab kaba12.com, dampakcurah hujan tinggi beberapa hari terakhir, dikuatirkan akan kembali memicu longsor dan tumpahan material dari tebing tepi jalan yang labil.
Sejauh ini, ruas jalan di sepanjang jalur Simaka masih relative aman dan bisa dilewati kendaraan, namun di beberapa titik dampak tumpahan material di permukaan membuat pengendaraan banyak tersekat,” ketinggiannya masih 10-15 cm, namun cukup mengganggu, pengendara diminta hati-hati, “ ungkap Jerman Jendra St.Mantari.
Hal senada disebutkan Kapten.Inf.Army Parulian Nasution, Danramil IV Koto yang langsung meginstruksikan personilnya untuk meninjau lokasi di ruas jalan yang terdampak tersebut, “ kami himbau warga dan pengguna jalan untuk lebih hati-hati, banyak material pasir, lumpur dan kerikil di permukaan jalan karena digerus hujan, “ ungkapnya.
Informasi yang diperoleh kaba12.com, pihak berwenang di Malalak, untuk mengantisipasi dampak bagi warga khususnya pengguna jalan, tetap memberlakukan penutupan ruas jalan saat malam hari, terutama jika cuaca buruk.
HARMEN/kaba12.com
JAKARTA – Gagasan transformasi paradigma advokat sebagai officium nobile kembali mengemuka. Kali ini disampaikan Ketua Dewan Pakar Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional (PERADI
Siberindo.co – Jelang Pencanangan Hari Filateli Nasional (HFN) 2026 oleh Menteri Kebudayaan R.I yang juga Ketua Umum Perkumpulan Penggemar Filateli Indonesia (PP
Jakarta — Kementerian Agama Republik Indonesia meluncurkan program Ekspedisi Masjid Indonesia (EMI) sebagai bagian dari upaya pelayanan kepada masyarakat selama arus mudik
Siberindo.co – Penggunaan Bahasa Minang di tengah keluarga orang Minangkabau semakin mengkuatirkan. Banyak kata-kata Minang yang mulai asing dan semakin jarang terdengar diucapkan.
Komentar