Maninjau, siberindo.co — Sejumlah warga binaan pemasyarakatan atau narapidana bersama pegawai Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam menjalani tes urine di rutan setempat, Rabu (1/12) kemarin.
Kepala Rutan Kelas IIB Maninjau Desrianto mengatakan, tes urine secara mendadak ini dilaksanakan untuk meminimalisir penyalahgunaan obat terlarang atau Narkoba di areal rutan.
Dalam kegiatan itu, pihak rutan melakukan tes urine kepada 16 orang warga binaan kasus narkoba, dan 8 orang pegawai secara acak.
“Ada 16 warga binaan kasus Narkoba dan 8 orang pegawai yang mengikuti tes urine. Ini dilakukan sebagai upaya antisipasi terhadap penyalahgunaan Narkoba di lingkungan Rutan Kelas IIB Maninjau,” kata Desrianto kepada KABA12.com, Kamis (2/12).
Ia mengatakan, dari seluruh sampel urine yang diperiksa dipastikan seluruh warga binaan dan pegawai yang menjalani tes dinyatakan bebas narkoba.
“Alhamdulillah, hasilnya semua negatif narkoba,” ungkapnya.
Desrianto menambahkan, tes urine tersebut akan terus dilakukan secara mendadak untuk mendeteksi dini penyalahgunaan narkoba.
“Ini akan terus kita lakukan secara mendadak dan berkala. Jika ditemukan hasilnya yang positif, maka akan kita tindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku,” jelasnya.
Selain melakukan tes urine, pihak Rutan Kelas IIB Maninjau juga menggelar tes HIV bagi seluruh narapidana dan sejumlah pegawai.
Hasil sampel darah yang diperiksa oleh petugas kesehatan, dipastikan seluruhnya negatif HIV.
“Alhamdulillah hasilnya negatif, sehingga dipastikan seluruh narapidana dan pegawai rutan bebas dari HIV,” kata Desrianto.
(Bryan/KABA12.com)
JAKARTA – Gagasan transformasi paradigma advokat sebagai officium nobile kembali mengemuka. Kali ini disampaikan Ketua Dewan Pakar Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional (PERADI
Siberindo.co – Jelang Pencanangan Hari Filateli Nasional (HFN) 2026 oleh Menteri Kebudayaan R.I yang juga Ketua Umum Perkumpulan Penggemar Filateli Indonesia (PP
Jakarta — Kementerian Agama Republik Indonesia meluncurkan program Ekspedisi Masjid Indonesia (EMI) sebagai bagian dari upaya pelayanan kepada masyarakat selama arus mudik
Siberindo.co – Penggunaan Bahasa Minang di tengah keluarga orang Minangkabau semakin mengkuatirkan. Banyak kata-kata Minang yang mulai asing dan semakin jarang terdengar diucapkan.
Komentar