oleh

Tour de Singkarak 2022, Diproyeksikan berlangsung Mandiri

SUMBAR, Siberindo – Pemprov Sumbar, sudah mengalokasikan dana untuk penyelenggaraan even internasional balap sepeda, Tour de Singkarak (TdS) tahun 2021, dengan mempertimbangkan kondisi Covid-19, tahun depan.

Melalui Dinas Pariwisata, pemprov Sumbar menegaskan bahwa Tour de Singkarak (TdS) merupakan aset yang harus terus dijaga keberadaannya sebagai even olahraga internasional yang bernilai promosi kepariwisataan.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat, H. Novrial, pada Rapat Koordinasi Persiapan Tour de Singkarak 2021 bersama Dinas Pariwisata Kab/Kota se-Sumatera Barat, Kabupaten Kerinci, Kota Sungai Penuh, dan Provinsi Jambi, Padang, Rabu (2/12/20),  menjelaskan bahwa saat ini TdS telah resmi terdaftar di Kementerian Hukum & HAM RI sebagai aset tak berwujud milik Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

Baca Juga  Kepala TK Kota Payakumbuh, raih Lima Besar Penghargaan GTK PAUD diantara 900 lebih peserta

Arti penting dari aset ini adalah sebagai even yang memiliki “news value” untuk mempromosikan seluruh potensi kepariwisataan Sumatera Barat. Bahkan sejumlah provinsi tetangga bahkan sudah mulai melirik manfaat dari even ini. Untuk tahun-tahun selanjutnya, pihaknya sudah menjajaki kemungkinan provinsi Bengkulu dan Riau bergabung menggelar TdS melintasi daerahnya sebagai even promosi bersama untuk manfaat yang lebih luas.

Baca Juga  Pengiriman 110 Kg Ganja ke Jakarta Digagalkan Ditresnarkoba Polda Sumbar

Menurut catatan TdS kesebelas diadakan tahun 2019, dengan mengikutkan provinsi Jambi, disamping provinsi Sumbar, sebagai tuan rumah sejak TdS pertama kali digagas sebagai balap sepeda yang mengitari objek-objek wisata di Ranah Minang. Provinsi Jambi diwakili oleh dua daerah, kota Sungai Penuh dan kabupaten Kerinci.

Pelaksanaan TdS tahun 2021 akan dijadikan sebagai jembatan untuk penyelenggaraan tahun 2022 yang mandiri. Untuk itu, pemerintah provinsi Sumatera Barat akan mengupayakan pelaksanaan tahun-tahun selanjutnya diselenggarakan oleh pihak swasta dengan syarat, penyelenggaraan tahun 2021 harus sukses. “Keberhasilan itu akan menarik minat pihak swasta karena memiliki nilai ekonomi di dalamnya. Salah satu upayanya adalah dengan melakukan promosi virtual,” sebut Novrial.

Komentar

News Feed