oleh

BAZNas Agam Salurkan Zakat Konsumtif Rutin

Lubukbasung, siberindo.co — Komitmen bersama untuk pengentasan kemiskinan di Kabupaten Agam, diaplikasikan khusus BAZNas Agam. Saat ini, dua program digulirkan BAZNas Agam yakni program zakat konsumtif dan zakat produktif. Seperti dijelaskan H. Isman Imran, ketua BAZNas Agam, zakat produktif disalurkan bagi warga yang sudah terpenuhi kebutuhan dasar, seperti modal usaha, alat usaha maupun lainnya. Sedang zakat konsumtif diberikan untuk memenuhi kebutuhan dasar bagi penerima,diantaranya bantuan fakir miskin, beasiswa pendidikan dan pelayanan kesehatan masyarakat.
Baca Juga  Puluhan Hektar Tanaman Padi di Nagari Koto Gadang VI Koto Diserang Hama Tikus
“Sesuai program Bupati Agam, kemiskinan ini harus dikeroyok bersama. Tentu diatur bagaimana dan siapa mengerjakan apa, agar tidak dobel atau tumpang tindih,” jelasnya.
Dijadualkan, dalam minggu ini BAZNas Agam salurkan zakat Konsumtif rutin kepada 108 orang di berbagai kecamatan di Kabupaten Agam, untuk asnaf fakir maupun miskin. Dijelaskan, pendistribusian dibagi 5 tim, setiap tim langsung didampingi oleh Pimpinan BAZNas Agam, 1 orang pimpinan bisa 2 sampai 3 kecamatan. ” Hal ini kita lakukan sekaligus untuk melihat kondisi lapangan dan menjadi baham evaluasi bagi kita, ” ujar Isman Imran.
Baca Juga  Anton Permana Dt. Hitam ; Kalau Zeki Ninik Mamak Mari Kita Bela Tanah Ulayat Nagari Koto Nan Ompek
Ditambahkan, untuk zakat konsumtif diberikan sebesar Rp 250.000- Rp.600.000 setiap bulan, dan kita salurkan 2 bulan sekali. Dulu jumlahnya lebih 300 orang dengan jumlah zakat Rp.500.000 per orang/ bulan. Selanjutnya, jumlah mustahik dikurangi dan ada juga sudah berpulang. Bahkan ada mustahik yang telah menerima 98 kali, Ini bentuk perlindungan muzaki terhadap mustahik fakir muskin, ” total anggaran kita salurkan sebesar Rp 65.500.000,” ujarnya.
Baca Juga  TP PKK Provinsi Sumbar Studi Tiru ke Ruang Publik Terbuka Ramah Anak Pokja Khusus DKI Jakarta
Isman juga sampaikan, di beberapa Nagari di kabupaten Agam, asnaf penerima secara rutin zakat fakir miskin dari BAZNas Agam sudah tidak ada lagi. Namun penerima zakat ini semakin renta dan tentu memerlukan perhatian dari keluarga terdekat dan masyarakat setempat. ” InsyaAllah dalam waktu dekat BAZNas Agam akan membicarakan dengan Dinkes, Dinsos, Kesra serta instansi terkait untuk penanganan lebih lanjut,” ulas Isman Imran lagi. HARMEN/kaba12.com

News Feed