oleh

Update Pandemi Covid-19 Agam, Hari Ini 53 Sembuh 7 Positif 2 Meninggal

Lubukbasung, siberindo.co — Walau peningkatan jumlah pasien sembuh dari paparan virus corona terus melonjak, namun kabar duka masih menyelimuti kabupaten Agam. Pasalnya, Kamis,(2/9) hari ini, tercatat 2 warga kabupaten Agam yang meninggal dunia akibat keganasan virus corona masing-masing berasal dari kecamatan IV Koto dan Sungaipua. Sementara jumlah pasien sembuh mencapai 53 orang dan terkonfirmasi positif 7 orang. Sesuai update data Satgas Penanganan Covid-19 Agam, hari ini tercatat sebanyak 53 orang pasien dinyatakan sembuh, berasal dari kecamatan Banuhampu 11 orang, dari kecamatan IV Angkek dan Tilatang Kamang masing-masing 10 orang, dari kecamatan Canduang 7 orang, dari kecamatan Palembayan 5 orang, dari kecamatan Baso 4 orang, dari kecamatan IV koto 3 orang, dari kecamatan Lubukbasung 2 orang, dan dari kecamatan Tanjungraya 1 orang. Sementara 7 kasus terkonfirmasi positif baru masing-masing 1 orang berasal dari kecamatan Lubukbasung, Tanjungraya, Palembayan, IV Koto, Baso,Kamang Magek dan Tilatang Kamang, “ jumlah kasus positif mudah-mudahan terus menurun, “ungkap Yosefriawan, Asisten II Sekab.Agam.
Baca Juga  RELAWAN PERISAI PRABOWO: Prabowo - Gibran Akan Bawa Indonesia Maju
Yosefriawan yang juga Koordinator Bidang Data-Sosialisasi Satgas Penanganan Covid-19 Agam itu menjelaskan, total akumulasi kasus pandemic Covid-19 di kabupaten Agam sudah mencapai 7.566 orang dengan rincian 6.876 orang sudah dinyatakan sembuh, 198 orang meninggal dunia dan 492 orang, masing-masing 21 orang menjalani perawatan di beberapa rumah sakit rujukan dan 471 orang menjalani isolasi mandiri.
Baca Juga  Pemko dan DPRD Bukittinggi Dengarkan Pidato Presiden HUT RI ke 76
Disebutkan, kasus Covid-19 di kabupaten Agam sendiri masih relative tinggi, dibuktikan masih ada penambahan kasus baru setiap hari, sehingga masyarakat dituntut untuk lebih waspada dan selalu mentaati protokol kesehatan. “ Selalu pakai masker, jaga jarak aman, rajin mencuci tangan dengan sabun di air yang mengalir serta menghindari kerumunan, menjadi solusi paling tepat dalam memutus rantai penyebaran virus corona itu, “ ungkap Yosefriawan lagi.
Baca Juga  Fajri Yanuar Tuanku Kuniang: Setahun Berdiri, Pesantren Tahfizhul Quran Darul Ikhlas Miliki 100 Siswa
HARMEN/kaba12.com

Komentar

News Feed