Duo Koto, siberindo.co — Masyarakat Jorong Pasar Ahad, Nagari Duo Koto, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam melaksanakan gotong royong (goro) membersihkan saluran irigasi, Rabu (1/12).
Walinagari Duo Koto Joni Safri mengatakan, gotong royong tersebut bertujuan untuk membersihkan saluran irigasi dari semak belukar, sampah, dan endapan lumpur yang dinilai dapat menyumbat aliran air. Apalagi, sejak beberapa hari terakhir curah hujan cukup tinggi sehingga sangat beresiko terjadinya bencana banjir.
Ia menyebut, selain saluran irigasi, warga sekitar juga membersihkan sampah dan semak belukar yang ada di pinggir jalan.
“Mengingat curah hujan yang tinggi sejak beberapa hari terakhir, kita bersama warga Jorong Pasar Ahad melakukan gotong royong membersihkan saluran irigasi sebagai upaya antisipasi terhadap bencana Banjir dan resiko penyakit,” kata Joni Safri kepada KABA12.com.
Menurutnya, selain sebagai upaya antisipasi bencana, goro tersebut merupakan wujud kepedulian menjaga kebersihan lingkungan, sekaligus membantu kelancaran pengairan sawah masyarakat.
Ia mengakui, masyarakat sekitar sangat antusias mengikuti kegiatan bakti sosial itu. Selain sebagai wujud kepedulian, goro tersebut dapat meningkatkan tali silaturahmi dan kebersamaan antar sesama.
Joni menambahkan, kegiatan bakti sosial itu direncanakan akan terus berlanjut hingga ke wilayah jorong lain demi mewujudkan lingkungan kampung yang bersih dan bebas dari sampah.
“Hari ini kita melaksanakan gotong royong di kawasan Kincia, Jorong Pasar Ahad. Kedepannya kegiatan ini akan terus berlanjut hingga ke jorong lain,” ungkapnya.
(Bryan/KABA12.com)
JAKARTA – Gagasan transformasi paradigma advokat sebagai officium nobile kembali mengemuka. Kali ini disampaikan Ketua Dewan Pakar Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional (PERADI
Siberindo.co – Jelang Pencanangan Hari Filateli Nasional (HFN) 2026 oleh Menteri Kebudayaan R.I yang juga Ketua Umum Perkumpulan Penggemar Filateli Indonesia (PP
Jakarta — Kementerian Agama Republik Indonesia meluncurkan program Ekspedisi Masjid Indonesia (EMI) sebagai bagian dari upaya pelayanan kepada masyarakat selama arus mudik
Siberindo.co – Penggunaan Bahasa Minang di tengah keluarga orang Minangkabau semakin mengkuatirkan. Banyak kata-kata Minang yang mulai asing dan semakin jarang terdengar diucapkan.
Komentar