oleh

Embung Seharusnya Menguntungkan Malah Merugikan di Kabupaten 50 Kota

Embung Seharusnya Menguntungkan Malah Merugikan di Kabupaten 50 Kota

SUMBAR, Siberindo – Baru kali ini terjadi bangunan embung yang seharusnya menguntungkan bagi masyarakat dan petani, namun di Kabupaten Limapuluh Kota malah merugikan.

Hal tersebut terjadi di Batang Namang di Jorong Pinago, Nagari Limbanang, Kecamatan Suliki, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat yang sangat berdampak buruk bagi petani setempat dan sekitarnya.

Pasalnya, Bangunan yang rampung pengerjaannya September 2019 silam itu malah menjadi pemicu banjir.

Baca Juga  Di Penghujung Tahun, Kwarcab 16 Pramuka Kota Pariaman Gelar Rakor

Malahan, sudah dua kali sawah petani diterjang Banjir dan mengakibatkan puluhan petani merugi. Karena embung tersebut dipenuhi Pasir sedimen dan material kayu sehingga air meluap ke sawah penduduk.

Tak hanya di Jorong Pinago Nagari Limbanang saja yang mengalami banjir, malah sampai ke nagari tetangga di Kecamatan Guguk, yang berasal dari air bendungan tersebut.

“Kita berharap kepada Pemkab Limapuluh Kota, melalui Dinas PUPR untuk memperbaiki bendungan tersebut. Supaya tidak terjadi Banjir setiap tahun. Untuk mengatasi Banjir tersebut, perlu memotong dinding beton bendungan untuk lewat air di musim penghujan, sehingga air sungai tak lagi mengenangi sawah penduduk,”ujar Zulhusni, warga setempat.

Baca Juga  Rumah Warganya Terbakar, Bupati Irfendi Arbi Langsung Beri Bantuan

Ia mengatakan, sekarang di bendungan Batang Namang dipenuhi dengan sedimen dan tanah, semak dan pohon kayu yang dibawa oleh air pasca banjir.

Dana embung tersebut, berasal dari pemerintah pusat, program seribu embung di Indonesia, melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat kabupaten Limapuluh Kota.

Terkait persoalan Embung ini sebanyak 21 kepala keluarga pemilik sawah di Jorong Sungai Pinago, Nagari Limbanang telah mengirimkan surat kepada Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Limapuluh Kota. Di duga adanya kesalahan teknis pembangunan embung tersebut.

Baca Juga  Terpilih Aklamasi, Andre Kresna Kembali Pimpin PKB Bukittinggi

Untuk itu diharapkan penyempurnaan pembangunan embung, dengan menurunkan pintu air satu meter.(Arya)

Komentar

News Feed