oleh

Bupati Padang Pariaman: Perlu Dukungan Semua Pihak Tekan Angka Stunting

Padang, Siberindo.co– Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur mengharapkan Padang Pariaman bisa menurunkan angka stunting hingga 7 persen pada tahun 2024 mendatang. Untuk itu, sangat diperlukan kerja sama dan dukungan semua pihak dalam menekan angka stunting yang masih tinggi saat ini.

Sebagaimana dilansir Sitinjausumbar.com jejaring Siberindo.co, harapan itu diungkapkan Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur, Kamis (30/9/2021) malam di hotel Rocky Padang saat membuka Diseminasi Hasil Surveilans Gizi Dalam Rangka Percepaan Penurunan Stunting di Kabupaten Padang Pariaman. Pembukaan dihadiri Sekretaris Darah Padang pariaman Rudy Repenaldi Rilis, S.STP, MM, kepala OPD, camat, walinagari, pimpinan Puskesmas, Baznas, Forum Kabupaten Sehat dan pejabat lainnya di Pemkab Padang Pariaman.

Menurut Suhatri Bur, kondisi saat ini di Padang Pariaman angka stunting masih pada posisi 10,55 persen. Sedangkan angka stunting nasional sekitar 27 persen. “Angka stunting Padang Pariaman ini termasuk tinggi sebagai penyumpang angka stunting. Untuk itu, kesamaan pandangan dan tindakan dalam menekankan angka stunting sangat penting dilakukan. Dengan kebersamaan mudah-mudahan dapat mengatasi stunting tersebut,” kata Suhatri Bur mantan Ketua Baznas Padang Pariaman ini.

Baca Juga  Syafrizal Pimpin Kemenag Padang Pariaman, Helmi Kakamenag Kabupaten Solok

Suhatri Bur juga menyebutkan, kecamatan Lubuk Alung cukup tinggi angka stuntingnya. Sehingga perlu kerja keras semua pihak terkait. Kepada OPD di lingkungan Pemkab Padang Pariaman jangan lagi ego sektoral dalam menekan angka stunting ini. “Stunting ini juga harus diatasi sejak dini. Bagaimana mengatasinya sejak kehamilan dengan kebutuhan gizi yang cukup. Sehingga tidak hanya masalah gizi buruk setelah bayi lahir, tapi sudah dipantau dan diberi layanan kesehatan sejak dari kehamilan ibunya,” kata Suhatri Bur.

Kepala Dinas Kesehatan Padang Pariaman Drs. Yutiardy Rivai sebelumnya melaporkan kegiatan Diseminasi Hasil Surveilans Gizi Dalam Rangka Percepaan Penurunan Stunting di Kabupaten Padang Pariaman berlangsung hingga Sabtu (2/10/2021) dengan 180 orang peserta. Kegiatan ini merupakan satu dari delapan aksi penurunan angka stunting.

Baca Juga  Surplus Tomat, Bupati Eka Putra Ingin Tanah Datar Punya Pabrik Saus

“Penurunan angka stunting memang tidak bisa dilakukan oleh Dinas Kesehatan dan jajarannya semata. Penurunan angka stunting sangat dibutuhkan keterlibatan lintas sektoral di jajaran Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dan berbagai pihak di masyarakat,” kata Yutiardy Rivai. (at)

 

 

 

Komentar

News Feed