oleh

Sadis, Kerbau Warga Dibantai Pencuri di Tengah Sawah di Biaro Gadang

Biaro, siberindo.co — Pencuri ternak mengganas di kecamatan IV Angkek. Hal itu dibuktikan dengan kasus yang terjadi di Batang Aia Katiak, Nagari Biaro Gadang, kecamatan IV Angkek, Kamis, (1/9).

Parahnya, kawanan pencuri ternak itu sengaja membantai kerbau milik Yuserwan, (54) warga Koto Marapak, Lambah dengan sadis, meninggalkan sisa-sisa pemotongan daging kerbau dengan darah yang berserakan di areal persawahan itu.

Diduga, kawanan pelaku pencurian ternak itu menjalankan aksinya malam hari, karena kejadian itu baru diketahui warga Kamis pagi tadi.

Baca Juga  Dorong Promosi Wisata-Ekraf di Agam, Ketua DPRD Apresiasi Fasedama 2022

Kejadian itu dibenarkan Camat IV Angkek Eko Espito waktu dikonfirmasi kaba12.com Kamis, (1/9).

Dijelaskan, kasus pencurian ternak yang diakuinya bari pertama terjadi di wilayah itu justru sangat memprihatinkan, karena ternak warga dibantai ditengah sawah, ” bisa dibayangkan bagaimana kondisi ternak saat dieksekusi oleh para pelaku, ” ungkapnya.

Kasus itu ulas Eko Espito, baru diketahui Kamis pagi oleh warga saat pergi ke sawah dan melihat banyak ceceran darah, ” kasus ini sudah dilaporkan ke pihak kepolisian dan saat ini dalam penyelidikan, ” ulasnya.

Baca Juga  Gubernur Boyong Kepala OPD ke Peringatan Peristiwa Situjuah, Amasrul : Semua Nagari Perjuangan Harus Berbenah

Menyikapi kondisi itu, Camat IV Angkek Eko Espito menyebutkan, pihaknya menghimbau dan Wali Nagari untuk meningkatkan kewaspadaan di wilayah masing-masing dengan menggiatkan ronda dalam rangka meningkatkan keamanan.

” Hal itu sebelumnya sudah kami ingatkan juga saat kegiatan rakor beberapa waktu lalu. Kami berharap, kejadian ini bisa mendorong peningkatan kewaspadaan seluruh warga, ” sebutnya.

Baca Juga  Diduga Kuat Pak Otewe Didampingi Ketum LKAAM Sumbar Datuak Nan Sati Menuju Sumbar 1

Kasus pencurian ternak yang menghebohkan warga tersebut saat ini dalam penyelidikan oleh pihak kepolisian, mengingat kejadian ini baru yang pertama terjadi, sehingga warga pun mulai waspada dengan mengamankan hewan ternak mereka di kandang.

HARMEN/kaba12.com

News Feed