oleh

Kementan Respon Positif Visi Pertanian Solsel dan Satu Sapi Satu Keluarga

Kementan Respon Positif Visi Pertanian Solsel dan Satu Sapi Satu Keluarga

SUMBAR, Siberindo – Kementerian Pertanian (Kementan) RI melalui Direktorat Jendral Peternakan dan Keswan memberikan respon positifnya terhadap visi Bupati dan Wakil Bupati Solok Selatan yang fokus terhadap pertanian.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Kesehatan Hewan Dr. drh.Nuryani, Msi ketika menerima kunjungan Wakil Bupati Solok Selatan Yulian Efi beserta Plt. Kadis Pertanian Richi Amran beserta jajaran di kantornya di Jakarta, (31/5/2021),seperti dilansir Semangatnews.com jejaring Siberindo Sumbar.

“Program pertanian dan juga peternakan yang diusung oleh bupati dan juga wakil bupati tentu harus kita apresiasi dan kita dukung dalam pencapaiannya,” ujar Direktur Kesehatan Hewan yang akrab dipanggil Ibu Nunung tersebut.

Baca Juga  7 Nagari di Solok Selatan Dijadikan Pilot Project "Nagari Tageh"

Ia bersama jajarannya juga akan memberikan dukungannya terhadap beberapa permohonan proposal kepada mereka sebagai bentuk dukungan nyata terhadap visi misi kepala daerah yang juga fokus terhadap pertanian serta peternakan tersebut.

Bahwa salah satu bentuk kegiatan yang bersumber APBN diantaranya, Korporasi Desa Sapi. Kegiatan ini merupakan program baru Kementan Tahun 2021, dimana beberapa daerah sudah menjadi pilot project.

Baca Juga  Ganefri: Lulusan Pesantren Harus Didorong Masuk ke PT

Secara prinsip disebutkan bahwa Sumbar sudah dalam radar lokasi kegiatan ini. Namun untuk lokasi kegiatan akan ditentukan oleh Gubernur Sumbar, karena Menteri Pertanian sendiri sudah ada pembicaraan tentang kegiatan ini dengan Gubernur Sumbar.

Untuk itu, Solok Selatan disarankan untuk berkoordinasi kembali dengan menyertakan dukungan Gubernur Sumbar.

Pada kesempatan tersebut, selaras dengan visi misi Pemkab Solok Selatan yakni satu sapi untuk satu kepala keluarga, Wabup Solsel langsung mengajukan permohonan dukungan kepada Kementan dalam rangka meningkatkan ekonomi masyarakat dan daya saing daerah.

Baca Juga  Solok Selatan Zona Orange Covid-19, Aparatur Diminta Perketat Prokes

Selanjutnya untuk permohonan kegiatan Dana Alokasi Khusus (DAK), Solsel mengajukan DAK pembangunan Puskeswan, DAK Rehabilitasi Rumah Potong serta DAK Pembangunan UPT Pembibitan.

DAK diprioritaskan pada daerah yg benar benar masih sangat minim sarana dan prasarana.

Pemkab juga mengusulkan penambahan dokter hewan yang dibiayai pusat (THL pusat). Untuk itu, pihak direktorat mengharapkan agar kabupaten mengirimkan nama nama calon THL sesuai dengan kualifikasi, yang selanjutnya akan diseleksi oleh tim pusat utuk ditempatkan di daerah Solok Selatan kembali. Afri

Komentar

News Feed