oleh

Bupati Terharu, Kasrem Tutup TMMD ke-110 di Padang Pariaman

Padang Pariaman, Siberindo

 

Bupati Padang Pariaman, Sumbar, Suhatri Bur, SE.MM tidak bisa menyembunyikan rasa haru dan kegembiraannya atas terbukanya jalan menuju tiga jorong di Nagari Salibutan, Kec. Lubuk Alung. Kini ketiga jorong itu, yaitu Lipek Pageh, Gamaran dan Lubuak Munti sudah dapat ditempuh dengan kendaraan roda empat.

 

“Saya atas nama Pemerintah Daerah Padang Pariaman berterima kasih kepada prajurit TNI yang telah bergotong royong bersama masyarakat selama satu bulan dalam TMMD ke-110 di Nagari Salibutan sehingga terbuka jalan baru sepanjang 2,5 kilometer. Nagari Salibutan bebas dari isolasi,” kata Suhatri Bur terus terang, saat penutupan TMMD ke-110/2021 di Kantor Bupati Padang Pariaman di Parit Malintang, Rabu (31/3).

 

TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-110 di Kodim 0308 Padang Pariaman ini secara resmi ditutup oleh Kasrem 032 Wirabraja Kolonel Inf Amrizen, SE. Hadir dalam penutupan TMMD ini Gubernur Sumbar yang diwakili Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Drs. H. Syafrizal Ucok, MM., Wakil Bupati Rahmang, Dandim 0308 Pariaman Letkol CZI Titan Jatmiko, Kapolres Padang Pariaman AKBP Dian Nugraha, Ketua Badan Amil Zakat (BAZ) Sumbar H. Syamsul Bahri dan Ketua BAZ Padang Pariaman DR Rahmat Tuanku Sulaiman.

Baca Juga  Petani Dharmasraya Sangat Berharap Mulyadi Jadi Gubernur Sumbar

 

Sambutan Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hasanuddin, SIP yang dibacakan Kasrem Kolonel Inf Amrizen menekankan bahwa TMMD temanya adalah sinergi membangun negeri. Karena itu nilai-nilai kemanunggalan TNI dan rakyat adalah hal yang paling penting dalam pelaksanaan TMMD.”Semangat gotong royong yang ada dalam TMMD seyogyanya terus dipelihara oleh masyarakat dan dilanjutkan sebagai modal pembangunan,” kata Kasrem menyampaikan pesan Pangdam I/Bukit Barisan.

 

Penutupan TMMD ke-110 dengan pemukulan gong oleh Kasrem 032 Wirabraja

 

Baca Juga  Cuaca Ekstrim, Warga Kecamatan Tanjung Raya Dihimbau Waspada

TMMD ke-110/Tahun 2021 yang dilaksanakan di Nagari Salibutan ini berhasil meningkatkan nilai fisik berkali lipat sebagai bentuk partisipasi. “Dana bantuan yang diberikan Pemkab Padang Pariaman sebesar Rp1 miliar berhasil diwujudkan dalam bentuk fisik TMMD senilai Rp1,5 miliar,” kata Dansatgas TMMD ke-110/2021 Letkol CZI Titan Jatmiko menggambarkan tingginya nilai partisipasi prajurit TNI dan masyarakat.

 

Menurut Titan Jatmiko yang juga Dandim 0308 Padang Pariaman ini, hasil sasaran fisik TMMD Alhamdullah bisa tercapai 100 persen yaitu pembukaan jalan baru sepanjang 2,5 Km, gorong-gorong 3 titik, jembatan plat 3 buah, pembuatan MCK Mushalla Al Ikhlas, dan pembangunan 5 unit RTLH bantuan dari BAZ Sumbar.

 

Selain itu, selama satu bulan pelaksanaan TMMD ke-110, juga ada beberapa sasaran tambahan seperti pembangunan Tugu TMMD ke-110/2021 dan sasaran non-fisik berupa penyuluhan pertanian, perkebunan, agama, penyuluhan narkoba, stunting, kewaspadaan bencana alam, dan pencegahan pandemi Covid-19.

Baca Juga  Lagi Warga Positif Covid-19, Sekolah di Padang Pariaman Ditutup Guru 'Dirumahkan'

 

Sementara itu Kadis PMD Sumbar Drs. Syafrizal Ucok, MM memberikan apresiasi terhadap TMMD ke-110 di Nagari Salibutan Kabupaten Padang Pariaman ini. Selain berhasil menyelesaikan sasaran fisik dan non-fisik tuntas 100 persen, hasil nyatanya adalah membebaskan tiga jorong di Nagari Salibutan dari isolasi. Kondisi ini pasti akan berdampak pada kesejahteraan masyarakat nantinya.

 

Terkait keinginan dari Bupati Suhatri Bur untuk melaksanakan TMMD kembali tahun 2022 mendatang disambut positif oleh Syafrizal Ucok. “Pemprov Sumbar melalui Dinas PMD akan terus memberikan dukungan kepada daerah-daerah yang serius ingin menjadi tempat pelaksanaan TMMD, seperti Padang Pariaman. Kita ke depan juga akan kolaborasikan pelaksanaan TMMD dengan KKN Terpadu,” kata Kadis PMD Syafrizal Ucok, didampingi oleh Kabid Pengembangan Kerjasama dan Kawasan Perdesaan Vera Irawati, ST.MM. (gk)

Komentar

News Feed